Sejarah

Sampai pada tahun 1989, Sekolah Menengah Atas (SMA) belum berdiri di Bungus Teluk Kabung, sehingga banyak siswa tamatan Sekolah Menengah Pertama (SMP) yang berada di kawasan ini tidak melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi. Berawal dari ini, salah satu pemuka masyarakat Bungus yang bernama Bapak Darwis mendirikan Sekolah Menengah Atas, dan dikuatkan oleh Bapak Azwar Siri, SH, MM pada saat itu bertugas di Dinas Pendidikan. Pada tahun 1989 Sekolah Menengah Atas di Bungus Teluk Kabung mulai didirikan yang merupakan kelas jauh dari SMA Negeri 6 Padang dengan memakai gedung SD 06 Cindakir Bungus dengan Kepala Sekolah Bapak Amir Syarif. Pada tahun 1990 pindah gedung ke SD 18 Labuhan Tarok Bungus Teluk Kabung.

Dengan bertambahnya jumlah siswa, maka pada tahun1991 pindah ke gedung SD Koto Luar Batung Bungus Teluk Kabung dengan nama SMA Negeri 1 Bungus Teluk Kabung. Satu tahun setelah itu, tepatnya pada tahun 1993 pemakaian gedung SMA Negeri 1 Bungus Teluk Kabung diresmikan oleh Kepala Dinas Pendidikan dan Camat beserta pemuka masyarakat. Setelah peresmian ini berubah nama menjadi SMU Negeri 10 Padang dengan kebijakan Dinas Pendidikan tahun 1997/1998 berubah lagi namanya menjadi SMU Negeri 11 Padang dan kemudian tahun pelajaran 2001/2002 berubah menjadi SMA Negeri 11 Padang sampai sekarang.

SMA Negeri 11 Padang sudah dipimpin oleh 9 orang Kepala Sekolah yang terdiri dari : Bapak Drs. Amir Syarif, Bapak Drs. Abuzar, Bapak Drs. Ali Amran, Bapak Drs. Syahrial, Bapak Drs. Hartono, Bapak Drs. Masril, M.Pd, Ibu Dra. Hj. Maizurni, Bapak Bustami, S.Pd (PJS) dan Bapak Drs. Sarijal. Mulai Tanggal 15 Februari 2013 sampai sekarang SMA Negeri 11 Padang dipimpin oleh Ibu Dra. Hj. Yenni Putri, MM.